01/03/2021

Dulu Kota Consonno Menjadi Pusat Judi Dunia, Sekarang Jadi Kota Hantu

Dulu Kota Consonno Menjadi Pusat Judi Dunia, Sekarang Jadi Kota Hantu

Dulu Kota Consonno Menjadi Pusat Judi Dunia, Sekarang Jadi Kota Hantu – Kota Consonno di Italia merupakan kisah tragis dari dunia judi yang tentu telah diketahui oleh banyak pemain judi online dunia. Digadang-gadang menjadi The Next Las Vegas, kota ini harus berakhir tragis akibat ambisi yang tidak terpenuhi. Dulunya kota Consonno sempat dikenal sebagai pusat judi dunia, namun miris, kini kota tersebut telah berubah jadi kota hantu.

– Berawal dari Ambisi Pengusaha Nyentrik untuk Dirikan Kota Semewah Las Vegas
Cerita ini dimulai pada tahun 1960-an, seorang pengusaha bernama Count Mario Bagno memiliki ambisi untuk mendirikan sebuah kota impian yang penuh dengan hingar bingar kemewahan persis yang ditemukannya di Las Vegas. Ia memilih Consonno sebagai kota yang akan direnovasinya. Dengan membeli seluruh tanah yang ada dengan harga 22,5 juta, ia masih harus menggusur 60 penduduk asli.

Bermodalkan ledakan dinamit, Bagno menghancurkan bukit yang ada agar rata dan ia bisa membangun resor, kasino, dan berbagai macam destinasi menarik lainnya di kota tersebut. Namun akibat ledakan dinamit yang sama, hal ini mengakibatkan tanah longsor yang berimbas pada penundaan acara pembukaan Consonno pada tahun 1968.

– Kesuksesan Consonno Hanya Sementara, Hingga Ditinggal Pergi Sang Pemilik
Setelah segala sesuatunya diperbaiki, pengunjung mulai ramai berdatangan dan menikmati berbagai macam hal seperti pagoda China, lapangan tenis, kebun binatang, taman rekreasi, dan masih banyak lagi yang ditawarkan. Hal tersebut mengundang semakin banyak wisatawan untuk berkunjung. Namun, sayangnya euforia keberhasilan Consonno tidak mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Lagi, bencana longsor terjadi dan kali ini mengakibatkan kerusakan yang jauh lebih parah dari sebelumnya. Aliran listrik terputus sehingga mematikan segala fungsi dari semua destinasi yang ada di Consonno. Bagno sebagai pemiliki juga tidak melakukan tindakan sigap untuk mengatasi bencana dan terus menunda rencana renovasi, hingga ia dinyatakan wafat pada tahun 1995.

– Mau Dijual Tapi Belum Laku, Masih ada yang Peduli
Sepeninggalan Bagno, Consonno akhirnya ditutup total hingga saat ini setelah mendapat keputusan dari para ahli waris keluarga Bagno. Keluarga berniat menjual seluruh lahan yang ada di Consonno, namun hingga saat ini pula, belum ada investor yang berniat membeli lahan yang dulunya gemerlap layaknya Las Vegas namun kini berubah menjadi kota hantu.

Karena tidak lagi ditempati dan belum laku terjaul, akhirnya sejumlah warga lokal memberanikan diri untuk kembali dan merawat Consonno dengan kemampuan terbaik mereka. Hal ini lantaran mereka merasa bahwa kota ini sudah menjadi bagian dari kehidupan mereka. Terciptalah komunitas bernama Amici di Consonno Association sebagai bentuk kepedulian warga lokal.

Kota yang pernah menjadi Las Vegas kedua ini, pada akhirnya harus kandas setelah beberapa tahun berjalan. Sama seperti permainan judi online, para pemain takkan pernah tahu apa yang akan terjadi di esokan harinya. Misalnya saja, anda bisa menjadi seorang jutawan dalam waktu semalam karena terkena jackpot atau menang togel.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.